Lomba Musikalisasi Puisi

Lomba Musikalisasi Puisi Tingkat SLTA se-Sumatra Barat merupakan salah satu ajang kompetisi pemusikan puisi antarsiswa SLTA se-Sumatra Barat. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara rutin oleh Balai Bahasa Sumatra Barat setiap tahunnya, sejak tujuh tahun silam.
Dari tahun ke tahun kegiatan ini terus memperlihatkan kemajuan dalam setiap pelaksanaannya. Di samping ditunjukkan oleh antusiasme peserta, kemajuan itu juga ditunjukkan oleh meningkatnya perhatian masyarakat (siswa).
sesuai dengan judulnya, buku ini disusun sebagai panduan peserta dalam mengikuti lomba tersebut. Di dalamnya antara lain tercantum tentang tata cara, aturan, jadwal penyelenggaraan, tata tertib dan sebagainya.
Pada tahun ini, tercatat Balai Bahasa Sumtera Barat sudah menyelenggarakan Lomba Musikalisasi Puisi Tingkat SLTA se-Sumatra Barat untuk kedelapan kalinya. Pelaksanaan lomba ini memberi manfaat bagi apresiasi peserta terhadap musikalisasi puisi. Jenis kesenian ini melibatkan unsur sastra puisi dan musik. Penghargaan terhadap sastra puisi dikreasikan dalam bentuk yang lebih jauh, yaitu melalui keterampilan bermusik. Dengan demikian, dapat dikatakan lahirlah sebuah genre kesenian, yaitu yang dikenal dengan musikalisasi puisi dengan segala ciri khasnya, yang membedakannya dari lagu-musik yang lain. Dengan kata lain, suatu komposisi musik pun telah diwarnai unsur sastra, yaitu puisi; puisi yang dinyanyikan dengan iringan musik.
sebagai salah satu bentuk apresisasi puisi, musikalisasi puisi semakin hari semakin mendapat tempat di hati masyarakat, khususnya di kalangan kawula muda. Banyaknya penyelenggraan kegiatan berhubungan dengan musikalisasi puisi di berbagai sekolah dan daerah membuktikan hal itu. Bahkan belakangan banyak bermunculan komunitas-komunitas (sanggar) baru yang menggeluti secara intens bidang musikalisasi puisi.
Musikalisasi puisi, yang pada hakikatnya merupakan kobalorasi aprsiasi seni antara puisi, musik, dan pentas, jelas membutuhkan daya kreativitas yang tinggi. Musikalisasi Puisi, dengan demikian, dapat dijadikan media alternatif dalam pengembangan keativitas manusia (dalam hal ini siswa SLTA). Melalui musikalisasi puisi, siswa tidak hanya mendapatkan kesempatan mengarpresiasi puisi, tetapi juga mendapat kesempatan mengpresiasi musik dan mementaskannya.
Dengan adanya kegiatan seperti Bengkel Sastra Musikaliasi Puisi bagi Siswa SLTA (yang juga dilaksanakan Balai Bahasa Sumatra Barat setiap tahunnya), diharapkan apresiasi sastra semakin berkembang di kalangan remaja, khususnya bagi siswa SLTA. Dengan alasan itulah Balai Bahasa Sumatra Barat menyelenggarakan lomba ini.
Dalam perkembangannya, di masyarakat, istilah deklamasi, pembacaan puisi, sajak, atau dramatisasi puisi bukanlah hal yang baru. Namun, untuk istilah musikalisasi puisi, tidak semua kalangan mengetahuinya. Musikalisasi puisi, seperti halnya deklamasi atau pembacaan puisi, dan dramatisasi puisi, adalah salah satu cara yang digunakan untuk menyampaikan dan menapresiasi pusi kepada audien. Pada deklamasi puisi, penyampaian disesuaisan syarat-syarat deklamasi, seperti dengung vocal, artikulasi, ekspresi, dan grstikulasi yang baik dan tepat. sesui dengan isi dan maksud puisi. Pada puisi yang disampaikan dengan acara musikalisasi, alat bantu utamanya ada pada music (irama, nada, tempo, dan sebagainya). Music dalam musikalisasi puisi diolah sedemikian rupa sebaga hasil dari penafsiran puisi yang dilakkan oleh pembuat musikalisasi puisi. Ada banyak macam penyampaian puisi dengan cara dimusikalisasi. Akan tetapi yang penting usik yang dibuat adalah semata untuk kepentingan puisi. Dengan demikian, musik tersebut dapat menyampakikan pemahaman dan penghatan tentang puisi itu kepada orng yang mengapresiasinya. Oleh sebab itu musikalisasi puisi dalam bidang kesenian adalah salah satu bentuk bidang tersendiri.
Pertumbuhan musikalisasi puisi berkaitan erat dengan sejarah perkembangan sastra dan musik itu sendiri. sejak awal pertumbuhannya, sastra dan music memang saling terkait. Banyak musikus yang menjadikan puisi sebagai bahan utama dalam membuat lagu. Kesenian tradisi lisan yang dinyanyikan dengan iringan musik, juga menjadi cikal bakal lahirnya musikalisasi puisi.
Dalam rangka meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap sastra, khususnya puisi, Balai Bahasa Sumatra Barat, menyelenggarakan Lomba Musikalisasi Puisi Tingkat SLTA se-Sumatra Barat sebagai salah satu pengembangkan kreativitas remaja. Kegiatan ini diharapkan juga dapat meningktkan kesatuan dan persatuan siswa serta menjadi ajang dalam menumbuhkan rasa kecintaan remaja terhadap hal-hal yang positif.
Pelaksanaan kegiatan ini didasarkan pada:
Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009 Tentang Bendera, Bahasa, dan Lagu Kebangsaan.
Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Nomor036/0/2002 tanggal 1 Maret 2002 tentang tugas pokok dan fungsi Balai Bahasa.
Piagam kerjasama Pemprov Sumbar dengan Pusat Bahasa, Depdiknas, Nomor 108/PP/65B-2002 dan 1962/F8/H.5/2002 tanggal 7 Oktober 2002.
Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 40 Tahun 2007 tanggal 21 agustus 2007, tentang Pedoman Bagi Kepala Daerah dalam Pelestarian dan Pengembangan Bahasa Negara dan Bahasa Daerah.
Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Nomor 1 Tahun 2012 tentang organisasi dan Tata Kerja kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
SK Kepala Balai Bahasa Sumatra Barattentang pengesahan peserta, panitia, dewan juri pada kegiatan Lomba Musikalisasi Puisi Tingkat SLTA se-Sumatra Barat Tahun 2016.
Daftar Isian Pelaksanaan Penggunaan Anggaran (DIPA) Balai Bahasa SumatraBarat tahun 2016 tanggal 7 Desember 2015 No. SP DIPA-023.13.2.615101/2016 (revisi ke 01 tanggal 6 Juni 2016).
Lomba Musikalisasi Tingkat Siswa SLTA se-Sumatra Barat bertujun untuk:
Meningkatkan apresiasi sastra peserta,
Menumbuhkan rasa jatidiri peserta,
Memasyarakatkan musikalisasi puisi,
Menjalin tali silaturahmi pesera, serta
Menggalang persatuan dan kesatuan generasi muda.
Kegiatan ini merupakan lomba yang setiap penampilan peserta langsung dinilai oleh dewan juri. setiap peserta hanya tampil satu kali dengan membawakan dua buah puisi, puisi wajib dan puisi pilihan. Puisi wajib ditentukan oleh panitia, sementara puisi pilihan dipilih oleh peserta sendiri dengan syarat harus ditulis oleh penyair yang sudah ternama dan berasal dari Sumatra Barat. Penilaian dilakukan oleh juri menyangkut pemahaman puisi, aransemen musik dan penampilan.
Selain untuk menentukan pemenang, dengan adanya lomba ini diharapkan apresiasi siswa dalam memahami puisi kian meningkat. Apresiasi siswa dalam memusikkan puisi kian berkembang. sehingga ke depan bisa memunculkan siswa-siswa yang kreatif dan jauh dari perbuatan tindak penyimpangan remaja. selain itu pemahaman siswa terhadap karya sastra terutama puisi dapat meningkat.
Manfaat kegiatan ini yaitu,
Untuk mengembangkan daya kreatif siswa dalam berpuisi,
Untuk melihat potensi siswa dalam kreativitas berpuisi,
Apresiasi terhadap sastra kian meningkat.
Lomba Musikalisasi Puisi Tingkat SLTA se-Sumatra Barat tahun 2016 diadakan pada tanggal 2 Agustus 2016 bertempat di Halaman kantor Balai Bahasa Sumatra Barat, Jalan Simpang Alai, Cupak Tangah, Pauh Limo, Kota Padang.

428 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini